21 February 2017

BBI Share The Love - Young Adult yang Bebas Adegan 17+ Versi Putri Utama

Fiksi young adult (YA) adalah genre fiksi yang diterbitkan untuk pembaca antara usia 15 hingga awal 20 tahunan. Sementara untuk children literature untuk pembaca usia lebih muda, yaitu di bawah 15 tahun, dan new adult untuk pembaca diusia pertengahan 20 tahun. Kalau mau singkatnya, fiksi young adult untuk para pembaca usia SMU hingga awal kuliahan.

Rata-rata cerita YA memiliki inti seputar pencarian jati diri, pencarian kehidupan baru di luar rumah / orangtua, pencarian tentang mimpi dan rencana masa depan, dan tentu saja tentang cinta pertama, bahkan tak jarang tentang ciuman pertama.

Bicara tentang cinta para remaja di buku YA, sering kali ditemui para tokohnya sudah melakukan hubungan intim yang tidak sesuai dengan usia mereka dengan kekasih atau orang lain. Deskripsi hubungan intim di buku YA diutarakan secara eksplisit maupun implisit.

Sebagai pembaca YA, saya sangat tidak setuju akan adanya hubungan intim di dalam buku-buku bergenre tersebut. Karena bagi saya, hubungan intim itu hanya boleh dilakukan oleh orang dewasa yang hidupnya sudah bertanggung jawab pada dirinya sendiri. Jadi tidak tepat dilakukan oleh anak sekolah yang secara finansial hidupnya masih ditopang oleh orangtuanya. Uang jajan saja masih minta pada orangtua, kok ya sok berperilaku layaknya orang dewasa dengan melakukan hubungan intim.

Di postingan ini saya akan menuliskan beberapa buku YA yang bersih dari adegan 17+. Bersih dalam artian hanya sebatas ciuman bibir yang tidak terlalu heboh dan tidak ada aksi grepe-grepe (bahasa apa pula ini?). Namun ternyata sulit mencari buku YA yang masuk dalam kategori bebas adegan 17+. Berikut ini adalah beberapa dari antaranya. 

1. Almost - Anne Eliot

Resensi saya bisa dibaca di sini.
Bercerita tentang Jess Jordan, remaja cewek yang mengalami trauma karena hampir diperkosa saat tahun juniornya di SMU. Karena ingin kuliah jauh orangtuanya, Jess harus meyakinkan orangtuanya kalau dirinya sudah bebas dari traumanya. Jess pun menyusun rencana dengan bekerja part time pada saat libur musim panas dan mempunyai pacar, meski hanya pacar pura-pura.

2. Unmaking Hunter Kennedy - Anne Eliot

Resensi saya bisa dibaca di sini.
Masih dari Anne Eliot. Abaikan saja covernya yang bikin kipas-kipas. Toh nyatanya buku ini bersih dari adegan panas seperti covernya. Sama seperti Almost, adegan paling pans di buku ini hanya ciuman yang dilakukan di depan orangtua. Buku ini bercerita tentang Vere, cewek yang agak sedikit aneh yang ketiban durian runtuh mendapat tetangga dan teman sekolah baru yang merupakan seorang penyanyi remaja terkenal bernama Hunter Kennedy yang sedang menyamar. Hunter datang ke kota Vere untuk belajar mengendalikan amarah dan menyembuhakn depresinya.

3. How I Fall Series - Anne Eliot

Resensi saya bisa dibaca di sini.

Lagi-lagi dari Anne Eliot. Cerita buku ini sangat istimewa. Tentang seorang remaja cewek penderita cerebral palsy bernama Ellen dan cowok teman sekolahnya bernama Cam. Meski saya belum membaca lanjutan dari How I Fall tapi berdasarkan pengalaman, buku-buku Anne Eliot, lanjutan dari How I Fall pastilah bersih dari adegan 17+.

4. Fairy Bad Day - Amanda Ashby

Agak sedikit sulit membayangkan anak sekolah yang berprofesi sebagai para pemburu makhluk-makhluk supranatrural, seperti peri dan naga, malah sibuk dengan urusan-urusan percintaan. Terlebih sang heroine, Emma, sangat membenci sang hero, Curtis, karena mengambil posisi Emma sebagai pembasmi naga dan Emma malah dijadikan sebagai pembasmi naga yang nggak banget.

5. There You'll Find Me - Jenny B. Jones

Selain bergenre YA, buku ini juga bergenre christian fiction, jadi tidak mungkin ada adegan 17+ dalam buku ini. Buku ini bercerita tentang Finley yang melakukan napak tilas perjalanan sang abang yang telah meninggal dunia sewaktu sang abang berada di Irlandia.

6. Roadside Assistance - Amy Clipston

Sama seperti There Youll Find Me, selain bergenre Young Adult buku ini juga bergenre Christian Fiction. Bercerita tentang Emily yang memulai kehidupan baru bersama sang ayah paska kematian ibu Emily. Kini Emily dan ayahnya tinggal di rumah adik ayah Emily, setelah kematian ibunya Emily merasa semakin jauh dari Tuhan. Syukurnya ada cowok ganteng tetangga baru Emily yang selalu setia mendampingi Emily meski Emily sering menolaknya.

7. The Lorien Legacies - Pittacus Lore

Cerita tentang alien-yang-sangat-mirip-manusia yang datang ketika mereka masih bayi dan menginvasi bumi karena planet mereka telah dihancurkan oleh pihak Setrakus Ra. Para alien itu datang ke bumi untuk bersembunyi dan menyusun kekuatan untuk mengambil alih kembali planet mereka. Seingat saya, adegan paling kipas-kipas di serial ini hanya adegan ciuman antara Four dan Sarah.

8. The Maze Runner Series - James Dashner

Resensi saya bisa dibaca di sini.

Hadirnya sosok Belinda dan Teresa sebagai dua cewek diantara sekumpulan cowok-cowok yang berusah mencari Dunia Baru yang bebas dari wabah flare, tidak menjadikan serial ini menjadi buku yang penuh dengan adegan-adegan 17+. Malah yang ada buku ini dipenuhi oleh adegan-adegan seru, saling kejar-kejaran, dan membuat deg-degan karena penasaran akan nasib para gladers.

9. The Hunger Games Series - Suzanne Collins

Resensi saya bisa dibaca di sini: The Hunger Games, Catching Fire, Mockingjay.

Meski Hollywood menggambarkan adanya kisah cinta segitiga yang cukup kental dalam serial ini, sesungguhnya bukunya tidak seperti itu. Buku yang menggambarkan perjuangan Katniss beserta para penduduk di hampir semua distrik yang dikuasai Capitol dalam membebaskan distrik mereka dari cengkraman kekejaman Presiden Snow, hanya memiliki adegan ciuman yang bisa dikatakan biasa saja.

Yup... hanya segitu saja buku-buku YA yang bersih dari adegan 17+ yang berhasil saya ingat. Kalau kamu tahu buku lainnya sampaikan saja di kolom komentar, ya. Biar menjadi pilihan saya ketika mencari bacaan YA nantinya.

XOXO,
Putri Utama

Tanggapan Saya

Sebenarnya saya masih agak bingung terkait rentang umur yang disasar genre YA, karena kayaknya rentang YA di Barat dan di Indonesia beda. Ya, nggak, sih? 😕 Well, apapun itu, yang jelas saya mau mengucapkan terima kasih pada Putri karena telah memperkaya daftar novel YA yang patut saya baca karena bebas dari adegan 17+ (njir, sok banget, padahal aslinya ngarep ada adegan 17+-nya 😝). Terlebih, dari buku-buku yang disebutkan Putri di atas, ada satu (setidaknya satu, lah, ya) yang sudah saya baca, yaitu trilogi The Hunger Games. Lainnya, saya baru dengar judul buku-buku itu. Di Goodreads, rating buku-buku yang disebutkan Putri tersebut bisa dibilang bagus-bagus, saya jadi pengin baca.

Guest post dari Putri masih akan ada lanjutannya, lho. Jadi tetap ikuti postingan BBI Share The Love ini, ya 💓
Reaksi:

4 comments:

  1. Banyak diantaranya yang belum diterjemahkan. Pittacus Lore yang aku tahu baru The Fate of Ten, itu pun aku baru mau baca. Aku masih nggak paham kenapa penulisnya menggunakan nama angka seperti Four, Ten dll sebagai judul dan nama tokohnya. Untuk bacaan YA yang bisa dikatankan bersih dari adegan panas coba baca To All The Boys nya Jenny Han. Aku rekomen banget ini karena juga termasuk seri YA favorit :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku belum baca satu pun seri Pittacus Lore yang itu. Dan aku juga belum baca novelnya Jenny Han wkwk

      Delete
  2. Hihi. Sayang banget nggak ada satu pun buku di atas yang pernah kubaca :( Heuheu. Mungkin harus coba cari dan baca.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sama, nih, aku pun cuma pernah baca yang The Hunger Games :) Sepertinya menarik, sih, buku2 rekomendasi Putri tersebut.

      Delete

Your comment is so valuable for this blog ^^

bloggerwidgets