13 April 2017

Selamat Ultah yang Ke-6, Bebi!

Ini pertama kalinya saya niat bikinin sesuatu buat ulang tahun Bebi, padahal sudah hampir tiga tahun saya gabung di komunitas ini πŸ˜₯. Tahun ini juga saya paling niat ikut #BBIHUT6 marathon karena, ya, gimana lagi, punya banyak waktu alias pengangguran. Eh, nggak pengangguran juga, sih, kan sibuk. Sibuk ngeblog πŸ˜†

Pertama kali bikin resensi buku dan diterbitkan di blog ini itu tahun 2013. Saya mulai aktif di Goodreads waktu itu. Lalu gabung di Goodreads Indonesia, kemudian entah bagaimana--saya lupa--saya bisa nemu komunitas Blogger Buku Indonesia (mungkin waktu baca-baca resensi buku di blog entah siapa, lalu lihat ada logo BBI di sidebar... entahlah). Pas banget, waktu itu BBI lagi buka pendaftaran anggota baru. Langsung, deh, saya daftar.

Namun sejak saat itu, selama hampir tiga tahun ini, kayaknya nggak ada perkembangan berarti dalam pergaulan saya dengan blogger buku lain. Ini karena saya yang emang kurang bergaul, sih. Salah satu keahlian saya adalah menjadi tidak tampak di dalam suatu komunitas. Apalagi ini komunitas daring yang anggotanya buanyak, tersebar dari mana-mana, dan saya belum nemu forum bagian dari BBI yang saya merasa nyaman buat gabung dan berperan aktif. Pun, saya nggak pernah daftar jadi pengurus (makanya nggak pernah jadi pengurus--ya iyalah!) sehingga saya kayak nggak ada kerjaan gitu di BBI. BBI akhirnya cuma jadi logo di sidebar blog saya, atau saya baru "memperlihatkan diri" kalau BBI ngadain acara tertentu kayak #BBIHUT6 marathon ini. Saya juga nggak konsisten blogwalking, sih. Kalau lagi mood banget blogwalking, maka saya jabanin. Tapi seringnya nggak. Paling saya jadi silent reader doang.
Sumber: Tumblr
Saya tahu, ada BBI sektor kota-kota tertentu. Waktu masih kuliah di Yogyakarta, saya pernah gabung di grup Whatsapp BBI Joglosemar. Tapi karena pernah nggak nimbrung lamaaa sekali, saya jadi sungkan kalau tiba-tiba mau nimbrung lagi. Sekarang, saya merasa kesulitan mau gabung di BBI sektor kota tertentu, soalnya saya nomaden. Saya juga belum pernah ikut kopdar. Nah lho, saya merasa kekuperan saya begitu senior (maaf kalau kalimat ini agak mirip kalimat pamungkas cerpen Cabe-cabean Berkalung Tasbih-nya Gunawan Tri Atmodjo).
Sumber: Pinterest
Duh, ini muka Ecung epik banget ><
Meski cuma jadi si kuper senior, saya merasakan manfaat gabung di BBI. Saya jadi tidak merasa sendiri dalam mencintai dan menimbun buku. Lebih apdet mengetahui perkembangan dunia literasi, terlebih perkembangan dunia per-giveaway-an, perdiskonan, serta pengobralan buku πŸ˜‚. Dan... saya nggak mau bilang "semoga-semoga", ah, takutnya (karena saya susah berkomitmen) cuma berakhir jadi omong kosong. Semoga, eh, salah--nggak pakai "semoga", ya--jika saatnya tiba, saya bisa sedikit demi sedikit mensuperjuniorkan kekuperan saya ini.
Sumber: GifMe
Akhir kata, selamat ulang tahun yang ke-6, Bebi! Kalau manusia, umur segini baru masuk SD, masih lumayan unyu. Saya berharap Bebi bertumbuh makin dewasa (tapi tetap unyu) dan makin berkontribusi menggairahkan literasi di Indonesia. Saya juga berharap para anggota BBI bisa menemukan kenyamanannya masing-masing di komunitas ini.

Oya, berikut ini adalah video di balik pembuatan gambar ucapan selamat ultah untuk Bebi. Videonya bentar kok, nggak ada 1 menit, jadi nggak terlalu borosin kuota internet lah kalau kamu mau nonton wkwk. Terima kasih, Bebi!
Baca lebih lanjut info mengenai #BBIHUT6 marathon di sini.
Reaksi:

4 comments:

  1. "Salah satu keahlian saya adalah menjadi tidak tampak di dalam suatu komunitas."

    Sama, wkwkwk...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwk keahlian alamiah ini memang susah diubah, ya~~

      Delete
  2. gambarnya baguuuus. aku baru ngeh kalau Bebi itu cewek xD
    semoga segera menemukan kenyamanan di BBI ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih, Rico :D
      Saya ngarang aja sih, itu. Aslinya nggak tahu, Bebi cewek atau cowok atau yang lain wkwk
      Amin, semoga :D

      Delete

Your comment is so valuable for this blog ^^

bloggerwidgets